Diksi emosi palestina

Bagaimana aku dapat tidur
Bayang kerinduan membasahi kelopak mata
Atas namamu
Kusebut nama dalam setiap waktu
Aku terpelihara oleh perasaan penuh rahasia
Pada hari-hari dimana terbit sang matahari
Atas namamu
Bagaimana aku bisa hidup
Berdiri jauh dari tepian samudera
Diantara kaki-kaki yang dicelup dalam Lumpur
Yang memanggil-manggil diriku
Diujung cakrawala
Ditepian-tepian pantai memanggil diriku
Aliran-aliran sungai memanggil diriku
Atas namamu
Apa yang dapat aku perbuat
Dengan kaki-kaki yang terikat belenggu
Kini aku menemuiMu
Dengan segelanyar gentar bersemu malu
Aku menangis ditelinga waktu
Mendapat tak mampu
Menjadikan keterasingan didalam gurunku

Bengkulu,230909ibnu TS

Ibnu Tamima Said


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s