KADO TERINDAH

Dalam kehidupan dan interaksi antar manusia di dalam rumah tangga, di tempat kita bekerja atau bergaul di masyarakat memerlukan tehnik-tehnik pergaulan yang menyebabkan hubungan kekeluargaan akan lebih baik dan harmonis. Dan itu tidak harus diukur dengan materi atau kebendaan semata. Saling hormat menghormati, keikhlasan dan kasih sayang disertai rasa empati satu sama lain akan membuat suasana bahagia di manapun kita berada. Di bawah ini ada beberapa tips yang merupakan kado terindah kita kepada orang lain, baik itu istri, suami, anak, orang tua dan mertua atau sesama rekan baik di kantor maupun di lingkungan yang lebih besar.

1. Kehadiran

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, facsimile, e-mail atau bahkan facebook lengkap dengan fotonya. Namun dengan kehadiran secara fisik dan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara langsung (face to face), lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga merupakan kado penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan bagi keluarga, saudara dan sesama.

2. Mendengar

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan.Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya,dan ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

3. Diam
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik, bahkan mengomel.

4. Kebebasan
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan (posesif). Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

5. Keindahan
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho…Sedangkan Allah dan Rasul-Nya saja sangat menyukai keindahan. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan, penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah atau di kantor. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, atau di ruang kerja misalnya, akan memberikan nuansa kenyamanan sekaligus keindahan tersendiri.

6. Tanggapan Positif
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap, atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus.
Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir Anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

7. Kesediaan Mengalah
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”.
Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa musti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut- larut? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

8. Senyuman
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan syarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliiling kita. Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi? Terlebih lagi, senyuman juga merupakan ibadah, sabda Rasulullah suatu ketika.

So, tunggu apa lagi? cobalah mulai pagi hari ini…InsyaAllah akan bisa merubah suasana rumah tangga yang mulai datar-datar saja, atau suasana kerja yang lebih ceria atau pergaulan di masyarakat niscaya lebih baik lagi…Semoga !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s