Badai itu pasti berlalu…

Kekasihku…
Perahu itu tak pantas untukmu…
Rasakanlah ketika datangnya badai itu…
Terhempas kesana kemari tak menentu…
Nahkoda perahumu pun sudah tak mampu…
Mengemudikan perahu ketempat yang dituju…

Kekasihku…
Sesungguhnya badai itu…
Adalah teguran NYA untukmu…
Agar sebenarnya engkau tahu…
Bahwa perahu dan nahkodanya itu…
Sudah tak pantas untukmu…
Membawamu ke Pulau harapan itu…

Kekasihku…
Janganlah kau benci badai itu…
Sapalah badai itu dengan senyum ketulusanmu…
Bersyukurlah kepada NYA yang telah mengirimkan badai itu…
Sesungguhnya badai itu menjalankan perintah Allah Tuhan mu…
Untuk mengingatkan, menegur dan menyadarkan dirimu…
Agar kau tak menyerahkan hidupmu kepada nahkoda itu…

Kekasihku…
Bila kau telah menyadari semuanya itu…
Perbaikilah segala kesalahan itu…
Mohon ampunlah kepada Allah Tuhanmu…
Sesungguhnya dibalik semua kesulitan itu…
Akan ada kemudahan dari Allah Tuhanmu…
Badai itu pasti berlalu…

Jakarta 22-06-2010 16.55

By : Dewa Rikuser


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s