Perempuan

Perempuan /1/

 

Sang Dalang dan titah lagu disela malam kemayu,

debur debur suara mimpi mengingatkan

rambut tertiup angindan gerai poni bagai tirai menutupi sebagian rias wajah

menutupi cinta yang tersusun rapi

semewah poni jadi sanggul sanggul

wajahnya riang dalam dendang

dan tabuh gendang

cerita menyusun mengalir memanas

ada kumandang riang hingga benderang jelang pagi

 

 

perempuan /2/

 

Perempuan menenteng tas rajut kecil

turun setengah berlari dari andong pak bodong

rasa semburat memerah tertahan rindu

dalam wajah kelu, air bening di mata bulat menyedu

tangannya menggores tinta panas bagai bara

seperti cerita mengaliri sungai berair keruh

seperti lara menuliskan cinta dalam belanga kata

terbawa dalam kantuk hingga pagi tersuruk

By Rini Intama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s