Do’a Mandi Wajib
Do’a Ketika Bermimpi Buruk
Do’a Dihindarkan dari Goadaan Syetan
Do’a Apabila Susah Tidur

Do’a-Do’a Sehari-hari
Beberapa Doa yang Bermanfaat dikala Musim Penghujan

1.- Saat Angin Kencang
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ
ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ
”Allahumma innii as’aluka khairaha wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi.
wa ’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi”
“Ya Allah, sesungguhnya Aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya…
Dan Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya, dan kejelekan yang ada padanya, dan kejelekan apa yang dibawanya…” [HR Bukhari 4/76, Muslim 2/616]
2.- Bila Mendengar Petir
ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺴﺒﺢ ﺍﻟﺮﻋﺪ ﺑﺤﻤﺪﻩ ﻭﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﻣﻦ ﺧﻴﻔﺘﻪ
“Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi”
“Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan MemujiNya, begitu juga para Malaikat, karena takut kepadaNya”. [Al-Muwaththa’ 2/992, Al-Albani menyatakan Shahih Mauquf].
3.- Ketika Turun Hujan
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan,
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻴﺒﺎ ﻧﺎﻓﻌﺎ
”Allahumma shayyiban nafi’an”
“Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat” . [HR Bukhari No.1032]
4.- Adapun Apabila Hujan Lebat
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a:
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣﻮﺍﻟﻴﻨﺎ ﻭﻟﺎ ﻋﻠﻴﻨﺎ,ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺂﻛﺎﻡ ﻭﺍﻟﻈﺮﺍﺏ ﻭﺑﻄﻮﻥ ﺍﻟﺄﻭﺩﻳﺔ ﻭﻣﻨﺎﺑﺖ ﺍﻟﺸﺠﺮ
“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami, wazh dzhiraabi, wa buthunil audiyati, wa manaabitisy syajari”
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan”. [HR Bukhari: 1/224, Muslim: 2/614].
5.- Dan… Setelah Turun Hujan.
ﻣﻄﺮﻧﺎ ﺑﻔﻀﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺣﻤﺘﻪ.
’Muthirna bi fadhlillaahi wa rahmatih”
“Kita diberi hujan karena Karunia dan Rahmat Allah”. [HR. Bukhari: 1/205, Muslim: 1/83]
Pada 1/3 malam…
-
Adinda, bangunlah…
-
Kupilih kamu bukan sekedar cinta
-
Kupilih kamu untuk bersama ke surga
-
Kujauhi yang lain bukan karena aku tak suka
-
Kutinggalkan yang lain karena aku takut dosa
-
Bangunlah sayang…
-
Mari samasama kita gapai ridho-Nya…
(Sudi al-Fakir – Jum’at dinihari, 22 Juli 2011)
Menanti pagi…
Kusibak gelap malam
Saat rembulan sembunyi dibalik awan
Saat sepi mencengkeram
Saat gulita menyelimuti awan
Kucoba bertanya kepada dedaunan
Adakah esok kukan menjelang
Datangnya sang mentari
Di ufuk timur nan jelita
Kudapat jawab atas tanyaku
Ada dalam kuasa-Nya
(Sudi al-Fakir – Jum’at dinihari, 22 Juli 2011)
Dalam hening dunia…
Wahai orang yang berselimut !
Bangunlah…sapa dan hampirilah Dia
Di sepertiga malamnya
Dalam hening dunia yang terlelap
Dan sirnanya kepongahan
Sujudmu adalah limpahan cintaNya
(Sudi al-Fakir - Jumat dinihari, 22 Juli 2011)






